kurt cobain

Kehidupan Dan Kematian Legendary Kurt Cobain

Kehidupan Dan Kematian Legendary Kurt Cobain – Kurt Donald Cobain lahir pada 20 Februari 1967 di suatu kota kecil 120 km dari Seattle. Semenjak kecil, dia berkembang dengan sangat leluasa, sehingga, bagi Kerutinan Amerika pada waktu itu, dia diberi makan obat- obatan yang memiliki morfin supaya dia” bisa berkonsentrasi di sekolah”. Dampak samping obat itu merupakan tidak bisa tidur, serta anak itu pula diberi obat penenang. Kecanduan narkoba senantiasa bersama Cobain seumur hidup. Tidak hanya itu, dari masa mudanya sampai akhir hayatnya, ia selalu hadapi rasa sakit di perutnya, kadang- kadang jadi sangat kokoh sehingga ia pingsan. Rasa sakit sudah jadi aspek dominan dalam pikirannya- bahkan dalam pesan terakhirnya dia mengacu pada” perutnya yang dibakar serta mual”.

Cobain tidak suka sekolah serta membeli gitar pertamanya pada umur 14- fakta semacam itu ditemui dalam biografi nyaris tiap pemain rock and roll dan musiknya di sukai dari berbagai manca negara bahkan dalam bermain Judi Online sekalipun. Sebagian pekan saat sebelum lulus, pada Mei 1985, Cobain putus sekolah serta mulai bekerja. Ia mengganti selusin pekerjaan, tidak sempat tinggal di mana juga buat waktu yang lama. Pada tahun 1987, bersama temannya Krist Novoselik, dia membentuk tim Nirvana. 2 tahun setelah itu, band ini merilis album awal mereka,” Bleach”, direkam dengan jumlah$600, serta melaksanakan touring di Eropa serta Amerika. Ia mempunyai pengagum pertamanya, namun tidak terdapat kesuksesan komersial. Ini bersinambung sampai September 1991, kala album kedua mereka, Nevermind, timbul di rak- rak toko.

Saat ini dikenal tentang ia kalau ini merupakan” bible of grunge”,” album rock terbaik tahun 90- an”, dll. Apa yang terjalin pada tahun 1991 susah dibayangkan. Itu bukan kemuliaan, itu histeria. Jutaan penggemar di segala dunia, wawancara, syuting, konser. Tiap detik musisi menuntut dari produser supaya musiknya terdengar semacam Nirvana. Seseorang laki- laki muda yang tekanan mental serta hipokondriakal, semacam yang mereka katakan, bangun dengan populer.

Ia tidak sangat suka hype. Dalam kecurigaannya, ia membayangkan kalau pengagumnya tidaklah pengagum sejati. Ia tidak suka konser stadion serta lebih suka klub daripada zona terbuka. Tetapi, Kerutinan memukul perlengkapan di tiap pertunjukan membuat konser klub tidak menguntungkan. Serta ia tidak dapat lagi menghilangkan para penggemar. Ia merupakan dewa untuk para penggemar.

Pada tahun 1992, dia menikah dengan mantan penari telanjang, aktris film serta pemimpin kelompok Lubang biasa- biasa saja Courtney Love, yang 2 tahun lebih tua darinya serta mempunyai temperamen yang sangat kurang baik. Courtney pula mempunyai Kerutinan yang sangat kurang baik memakai obat- obatan keras. Tetapi, permasalahan ini tidak bisa jadi penghalang buat perkawinan: pada dikala ini, Cobain merupakan pecandu narkoba total- orang yang diucap pecandu di Amerika.

Kehidupan keluarga mereka, bagi saksi mata, merupakan serangkaian pertengkaran, skandal, serta permasalahan kedokteran tertentu yang tidak terdapat habisnya. 6 bulan sehabis perkawinan, pendamping itu mempunyai seseorang gadis, Frances. Bagi banyak tuduhan, bagaimanapun, senantiasa dibantah oleh Courtney Love, ia memakai narkoba apalagi sepanjang kehamilan.

Tipe formal kematian Kurt Cobain

Pada bertepatan pada 8 April( 1994), tukang listrik Gary Smith, yang tiba buat memasang sistem keamanan, membunyikan pintu rumah sebagian kali, namun tidak sempat dibuka. Terdapat mobil di dekat garasi, serta ia, mengira pemiliknya terdapat di teras( sebab garasi kosong), naik tangga ke rumah cermin. Lewat pintu cermin, Gary Smith memandang seseorang laki- laki tergeletak di lantai. Awal mulanya, tukang listrik mengira laki- laki ini cuma tertidur. Tetapi sehabis memandang jejak darah serta pistol tergeletak di samping badan, jadi jelas kalau pembunuhan sudah dicoba. Smith lekas menelepon polisi serta memberi tahu apa yang dilihatnya.

Sesampai polisi ditemui di TKP, tidak hanya pistol, pula catatan bunuh diri. Berikutnya, ini jadi serta jadi alasan utama buat tipe resmi- bunuh diri. Kriminolog sudah menetapkan kalau kematian Kurt Cobain terjalin pada bertepatan pada 5 April. Bersumber pada perhitungan simpel, akhirnya selaku berikut: badan musisi terbaring di rumahnya sendiri sepanjang dekat 3 hari.

9 bulan sehabis kematian seseorang bintang rock, detektif swasta Tom Grant( dipekerjakan oleh istri Kurt, Courtney Love) membuat statment sensasional kalau pemicu kematiannya merupakan pembunuhan kontrak. Dari suatu wawancara di pesan berita Star:“ Sepanjang kematian tragis, Cobain terletak di dasar pengaruh obat- obatan. Sepanjang kondisi ini, seorang tidak paham sama sekali apa yang ia jalani. Aku percaya kalau seorang mengambil keuntungan dari suasana ini, merancang bunuh diri dengan sempurna serta sukses. Ditemui catatan bunuh diri- setengah palsu. Aku menghabiskan banyak waktu buat meleraikannya serta menyadari kalau baris” sekarat” terakhir ditulis oleh orang lain. Setelah itu, anggapan aku dikonfirmasi oleh kemampuan. Aku kira siapa yang dengan terampil menggunakan suasana serta ikut serta dalam kematian Kurt Cobain.

Tom Grant mempertanyakan seluruh komentar pakar. Ia kesekian kali mengklaim kalau penyelidikan pembunuhan dicoba secara tidak handal. Anehnya, tidak terdapat saksi potensial yang diwawancarai oleh polisi.

Yang pula mengkhawatirkan merupakan pintu di ruangan tempat mayat rocker itu ditemui disangga dengan bangku. Tidak bisa jadi Kurt Cobain, saat sebelum kematiannya, mengendalikan sofa, mencari posisi yang sangat sesuai buat mereka.

Seluruh kenyataan yang diungkapkan oleh Tom Grant ini berlawanan dengan tipe formal penyelidikan serta menunjuk pada perilaku lalai petugas polisi yang mengusut permasalahan penyanyi solo Nirvana itu. Kematian Kurt Cobain diselimuti selubung teka- teki yang belum sempat dikenal siapa juga. Bila seorang ketahui tentang pembunuhan yang hendak tiba, ia masih lebih suka diam.

Orang- orang dari bundaran dekat musisi berkata kalau Kurt Cobain dalam kondisi tertekan sepanjang tahun terakhir hidupnya, benak buat bunuh diri terus menjadi kerap mengunjunginya, kecanduan heroin jadi terus menjadi menyakitkan. Dalam percakapannya dengan kerabatnya, petunjuk tentang gagasan hendak lekas berangkat dari kehidupan terus menjadi kerap tergelincir. 3 hari saat sebelum kematiannya, ia menelepon istrinya:

  • Courtney, aku mau Kamu ketahui kalau Kamu menulis album yang bagus. Apa juga yang terjalin, jangan pikirkan itu.

“ Kala kalian berkata itu, itu membuatku merasa tidak aman. Aku takut Kamu hendak mengajukan cerai ataupun bunuh diri.

Tidak apa, saya mencintaimu…

Pada bertepatan pada 5 April 1994, Kurt Cobain kembali ke rumahnya di Seattle di Danau Washigton. Ia mengambil kombinasi heroin serta Valium. Gambar- gambar samar melayang di benaknya yang bimbang. Cobain ingat kalau ia mau menulis catatan, dunia wajib ketahui perihal terutama tentang ia. Pena merah menggambar coretan yang tidak rata serta naif kekanak- kanakan di atas kertas. Menurutnya, bukan tinta yang menyebar di atas kertas, namun darahnya sendiri dari hati yang tersiksa yang sudah lama acuh tidak acuh terhadap kehidupan.

Betapa sulitnya menewaskan diri sendiri. Suatu yang lain butuh dicoba, suatu butuh dicoba buat waktu. Terdapat pot bunga di ambang jendela, Kurt menjatuhkannya serta mulai mengolesi bumi di permukaan dengan gerakan acuh tidak acuh. Benak obsesif tentang kematian memforsir tangannya buat membangun gundukan kuburan. Lekas sama, tetapi sedikit lebih besar, hendak memamerkan badannya. Tetapi ia tidak hirau. Itu tidak berarti lagi.

Telah waktunya buat mengakhiri ini. Catatan wajib di tempat yang mencolok. Kurt meletakkannya di ambang jendela serta meletakkan pot bunga di atasnya supaya embusan angin tidak secara tidak terencana menerbangkan perkata terakhirnya. Cobain mengambil pistol serta, ironisnya mengingat pemotretan baru- baru ini di Roma, memusatkan moncongnya ke mulutnya. Menarik pelatuknya lebih gampang dari yang nampak. Tembakan itu memenggal kepalanya. Badan itu terkulai lemas ke lantai.

Sehabis 4 hari, mayatnya hendak ditemui oleh tukang listrik. Dikala jasadnya teridentifikasi, puluhan postingan duka hendak dilansir di pesan berita, para penggemar di segala dunia hendak patah hati, salah satunya apalagi hendak bunuh diri. Jenazah Cobain hendak dikremasi. Gadis kecilnya, Francis, hendak menangis, istrinya hendak membacakan bagian- bagian yang memegang dari catatan bunuh diri kepada publik. Sehabis itu, detektif independen hendak membuat keributan, berupaya menyangkal kesimpulan formal serta menuduh Courtney Love menewaskan suaminya… Tetapi Kurt sendiri tidak hendak hirau lagi. Tidak permasalahan sama sekali.

Kronologi Kematian Kurt Cobain

Pada hari Jumat, 8 April 1994, jam 08: 45 waktu setempat, terdapat panggilan telepon dari Kementerian Kepolisian Seattle. Penelepon mengenali dirinya selaku Gary Smith serta melaporkan kalau di rumah no 171, yang dipunyai oleh sebagian musisi Kurt Cobain serta Courtney Love, dia menciptakan mayat berdarah seseorang laki- laki. Sesampai di TKP 11 menit setelah itu, tim aparat penegak hukum malah menciptakan pemohon serta jasad almarhum, menggunakan celana jeans, hoodie serta sepatu kets. Kamu tidak butuh jadi pakar forensik buat membayangkan cerminan yang membuka mata polisi: seseorang laki- laki menembak dirinya sendiri di mulut dengan senapan Remington Model 11 kaliber besar… Sehabis pengecekan dini di tempat peristiwa, kematian seseorang laki- laki terdaftar selaku akibat dari bunuh diri. Tidak ditemui isyarat kekerasan. Dari protokol interogasi Gary Smith, nyatanya selaku berikut. Smith merupakan staf listrik yang memelihara alarm pencuri buat rumah- rumah yang terletak di Reik Washington Boulevard, tercantum rumah Cobain. Pekerjaan tukang listrik merupakan mengecek sistem alarm tiap hari. Pada jam 8: 30 pagi, Gary Smith, mengecek sensor alarm, menaiki tangga ke lantai 2 serta di kamar di atas garasi memandang mayat seseorang laki- laki lewat jendela. Dalam waktu 15 menit, Mr. Smith menelepon polisi, rumah sakit terdekat, serta stasiun radio lokal. Pada jam 11, stasiun radio KISW menyiarkan pesan kalau mayat seseorang laki- laki yang bunuh diri dengan tembakan di kepala ditemui di rumah Cobain. Tetapi, belum dikenal apakah Kurt Cobain yang bunuh diri. Laporan MTV mengatakan kalau orang terakhir yang memandang musisi tersebut merupakan John Silva, manajer Nirvana. Pada jam 12 siang, Channel 9 Seattle berikan ketahui penonton kalau rencana touring Lollapallooza Nirvana diragukan. Sehabis 45 menit, mayat itu diidentifikasi dengan sidik jari. Buat ngeri jutaan penggemar, para pakar melaporkan kalau itu merupakan pemimpin NIRVANA yang terbunuh. Bunuh diri terjalin jauh saat sebelum temuan mayat. Buat mengakhiri hidupnya, Kurt meletakkan senapan di antara kedua kakinya serta menembak dirinya sendiri di mulutnya.

Pada jam satu siang, stasiun radio di barat laut Amerika Serikat penuhi hawa dengan lagu- lagu NIRVANA. Fans juga mulai memadati rumah Cobain. Sebagian jam setelah itu, kemudian lintas di Lake Washington Boulevard dilumpuhkan oleh paling tidak 5 ribu penggemar yang tiba buat mengucapkan selamat tinggal kepada idola mereka. Menjelang malam, kerumunan belum bubar, serta ribuan parafin dinyalakan dalam kegelapan. Vigili dengan soundtrack lagu- lagu NIRVANA bersinambung sampai pagi hari. Pada jam 14: 00, kantor kabar Amerika menyiarkan rincian kegiatan di segala negara serta ke Eropa. Wawancara awal diberikan oleh Chris Novoselic. Ia mengakhiri wawancara ini dengan perkata: Dikala ini, orang tidak boleh berpikir kurang baik tentang Kurt. Mudah- mudahan jiwanya leluasa. Klaim kalau obat- obatan yang menimbulkan kematian Cobain tidak benar. Heroin cumalah sebagian kecil dari hidupnya. Kurt tersingkir oleh” kekuatan mistik rock”. Bintang rock dari ordo ini ditakdirkan. Hasil mematikan mereka didetetapkan oleh takdir. Kabar MTV pula mencatat kalau kematian Cobain secara otomatis mengakhiri karir band.

“ Aku kaget kala bunuh diri terjalin,” kata produser Steve Albini dalam suatu wawancara,“ namun tidak mengejutkan aku kalau Kurt sanggup melaksanakan ini. Aku pikir tiap orang yang merenungkan keberadaannya merenungkan bunuh diri. Mereka berkata kalau ini merupakan jalur keluar untuk yang lemah hati, sebab Kamu wajib menanggulangi permasalahan Kamu dengan ketat serta disiplin. Namun sebagian orang memutuskan buat mengganti suasana, serta salah satu metode buat mengubahnya merupakan dengan berangkat. Bisa jadi banyak orang yang hidupnya sesulit Kurt tidak hendak berakhir semacam ini. Yah, aku pikir itu merupakan tampilan ketahanan, namun itu tidak berarti kalau apa yang dicoba Kurt merupakan tidak bisa di benarkan

Pada bertepatan pada 5 April 2011, suatu monumen buat Kurt Cobain ditetapkan di Aberdeen, Washington. Monumen itu merupakan kopian beton yang diperbesar dari salah satu gitar musisi, di mana pita perunggu” berkibar” dengan baris- baris dari lagu band” On a Plain”. Pembukaan dihadiri oleh drummer awal Nirvana Aaron Burkhard serta kakek Kurt, Leland Cobain, dengan siapa Kurt mempunyai ikatan yang sangat hangat.

Kehidupan Dan Kematian Legendary Kurt Cobain – Kurt Donald Cobain lahir pada 20 Februari 1967 di suatu kota kecil 120 km dari Seattle. Semenjak kecil, dia berkembang dengan sangat leluasa, sehingga, bagi Kerutinan Amerika pada waktu itu, dia diberi makan obat- obatan yang memiliki morfin supaya dia” bisa berkonsentrasi di sekolah”. Dampak samping obat itu…